Skip to main content

Wisuda Ke-88, Udinus Buka Pintu Belajar Gratis bagi Alumni Lewat Lifelong Learning Center

Wisuda Ke-88, Udinus Buka Pintu Belajar Gratis bagi Alumni Lewat Lifelong Learning Center

Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) menegaskan komitmennya bagi seluruh alumni melalui program Lifelong Learning Center. Wadah ini membuka kembali akses belajar tanpa dipungut biaya bagi para lulusan yang ingin memperbarui keterampilan sesuai kebutuhan industri. Komitmen ini disampaikan langsung oleh Rektor Udinus dalam pidatonya pada hari pertama Wisuda Ke-88 Udinus.

Wisuda Ke-88 Udinus yang meluluskan 1.093 wisudawan tersebut berlangsung selama dua hari, Rabu dan Kamis (2–3 September 2026), bertempat di Ballroom Rama Shinta. Para wisudawan pada hari pertama tersebut berasal dari 18 program studi yang tersebar di Fakultas Ilmu Komputer, Fakultas Hukum dan Studi Global, serta Fakultas Teknik. Mereka terdiri dari berbagai jenjang pendidikan turut diluluskan pada gelombang ini, mulai dari tingkat Doktoral, Magister, Sarjana, Sarjana Terapan, hingga Diploma.

Dalam pidatonya, Rektor Udinus, Prof. Dr. Pulung Nurtantio Andono, S.T., M.Kom., menjelaskan bahwa Lifelong Learning Center lahir dari kesadaran akan dunia kerja yang terus berubah seiring pesatnya perkembangan Artificial Intelligence (AI). Pendekatan ini berbeda dari pola umum perguruan tinggi yang kerap menganggap hubungan dengan mahasiswa selesai begitu ijazah diserahkan.

“Perubahan cepat di dunia kerja akibat AI membuat kemampuan untuk terus belajar hal baru menjadi penentu utama, bukan teknologinya. Sebab, bukan AI yang menggantikan manusia, melainkan manusia yang mau belajar yang akan menggantikan manusia yang berhenti belajar,” tegasnya.

Lebih lanjut, Prof. Pulung menekankan bahwa hubungan antara Udinus dan mahasiswanya tidak berhenti di panggung wisuda, melainkan berlanjut sebagai bagian dari keluarga besar alumni yang akan terus didampingi.

“Lewat program ini, Udinus justru membuka kembali pintu kampus bagi alumni fresh graduate. Mereka yang baru lulus dalam satu tahun terakhir bisa kembali untuk meningkatkan kompetensi, baik untuk menjadi profesional maupun merintis usaha,” ungkapnya.

Prof. Pulung menjelaskan, melalui program yang sudah berjalan sejak April 2026 tersebut, alumni tidak hanya mendapatkan pelatihan, tetapi juga sertifikasi, penguatan kompetensi digital, dan penguasaan AI. Bagi alumni yang ingin menjadi wirausahawan (entrepreneur), Udinus menyediakan pelatihan bisnis, mentoring, inkubasi usaha, hingga pendampingan agar usaha yang dirintis berpeluang tumbuh lebih besar.

Integrasi Polibest Salatiga

Pada kesempatan ini, momen wisuda tidak hanya ditujukan bagi mahasiswa Udinus. Untuk kali pertama dalam sejarah, Udinus turut mewisuda lulusan Politeknik Bhakti Semesta Salatiga. Agenda ini menyusul proses alih kelola yang berlangsung sejak Juli 2026, di mana institusi tersebut menjadi Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) di bawah naungan Udinus yang berlokasi di Salatiga.

Sementara itu, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VI Jawa Tengah, Prof. Dr. Ir. Aisyah Endah Palupi, M.Pd., turut hadir dan memberikan sambutan. Ia menyoroti momentum penyatuan Politeknik Bhakti Semesta (Polibest) Salatiga ke dalam Udinus yang mengiringi rangkaian wisuda tahun ini.

“Kami berterima kasih kepada Udinus yang telah merangkul Polibest. Selanjutnya, LLDikti akan mengawal keberlanjutannya secara prosedural hingga resmi menjadi kampus Udinus di Salatiga,” ujarnya.

Prof. Aisyah menambahkan, penyatuan tersebut akan menambah program studi baru bagi Udinus sekaligus menjadi bagian dari persiapan reakreditasi Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) Udinus pada Desember 2026 mendatang.

“Dari program studi yang sudah ada, lebih dari 60 persen di antaranya telah terakreditasi Unggul. Ini merupakan persiapan matang untuk mengawal APS (Akreditasi Program Studi), baik yang baru maupun yang habis masa berlakunya, termasuk dalam menata persiapan APT,” jelasnya.

Di akhir sambutannya, Prof. Aisyah menyampaikan selamat sekaligus harapannya kepada seluruh wisudawan dan wisudawati.

“Indonesia menunggu kiprah Anda untuk memberikan dampak nyata dari ilmu yang diperoleh, serta memberikan solusi atas tantangan di masyarakat sehingga bermanfaat bagi sesama,” ucapnya.

Apresiasi bagi Lulusan Terbaik

Kebahagiaan pada hari pertama Wisuda Ke-88 Udinus semakin lengkap dengan apresiasi istimewa bagi para wisudawan berprestasi. Sebagai wujud kebanggaan dan dukungan terhadap keberlanjutan karya alumninya, Udinus memberikan penghargaan berupa satu unit iPad untuk masing-masing lulusan terbaik dari setiap jenjang pendidikan.

Salah satu peraih predikat lulusan terbaik pada hari pertama, Alifian Ilham Febriana dari Program Studi S1 Teknik Informatika Udinus, turut membagikan pengalamannya. Wisudawan dengan IPK 3,98 ini mengaku sangat bersyukur dan tidak menyangka bisa meraih predikat kehormatan tersebut, mengingat perjuangannya membagi waktu antara pekerjaan dan kuliah.

“Alhamdulillah sekali, saya sebenarnya tidak menyangka karena awal kuliah sempat sambil bekerja, jadi fokus terpecah. Namun, berkat dorongan orang tua yang terus memotivasi untuk memfokuskan diri pada studi, alhamdulillah saya bisa mengakhiri masa kuliah dengan nilai yang sangat memuaskan,” ungkap Alifian.

Bagi Alifian, Udinus merupakan institusi yang menyediakan banyak peluang dan fasilitas pendukung untuk mengarahkan masa depan mahasiswanya. Ia pun berpesan kepada para mahasiswa yang masih menempuh studi agar aktif menggali informasi dan memanfaatkan berbagai program kampus secara optimal.

“Saat ini saya bahkan sudah bekerja sebagai instruktur programming di Wahana Komputer Semarang. Langkah selanjutnya, saya ingin bersiap melanjutkan pendidikan ke jenjang Magister (S2), baik melalui jalur beasiswa luar negeri seperti ke Rumania atau Malaysia, maupun berkuliah kembali di Udinus,” pungkasnya. (Humas Udinus/Penulis: Haris. Editor: Nining. Foto: Humas Udinus)

Berita Terbaru